Bab 38 · Bagian 7

Verification, Observability, and Deployment Decision

A focused chapter on verification, observability, and deployment decision, with practical delivery concerns, trade-offs, and the operational questions behind CI/CD work.

38-1

Setelah Deployment: Hal yang Harus Dicek Sebelum Menyatakan Selesai

Pipeline hijau bukan jaminan deployment sukses. Pelajari perbedaan antara deployment dan verifikasi, serta langkah-langkah praktis untuk memastikan versi baru benar-benar berjalan di produksi.

6 menit
38-2

Apa yang Harus Diperiksa Setelah Deployment Tergantung pada Apa yang Baru Saja Anda Deploy

Pipeline hijau, deployment sukses. Tapi metrik apa yang harus dicek? Artikel ini membahas sinyal yang tepat untuk aplikasi, database, dan infrastruktur agar masalah terdeteksi sebelum pengguna mengeluh.

5 menit
38-3

Ketika Angka Error Hanya Angka: Mengapa Anda Membutuhkan SLO dan Error Budget

Pelajari cara SLO dan Error Budget mengubah data observabilitas menjadi alat pengambilan keputusan yang objektif untuk deployment, rollback, dan prioritas stabilitas sistem.

4 menit
38-4

Apa yang Terjadi Setelah Deployment: Promote, Hold, Rollback, Roll-Forward, Pause, atau Disable

Setelah deployment selesai, Anda memiliki enam opsi: promote, hold, rollback, roll-forward, pause, atau disable. Pelajari cara memilih berdasarkan sinyal observabilitas dan SLO.

6 menit
38-5

Saat Deployment Anda Memutuskan Sendiri: Mengotomatiskan Keputusan Rollback dan Promosi

Pelajari cara mengotomatiskan keputusan rollback dan promosi deployment menggunakan policy gates, error budget, dan observability signals untuk tim DevOps dan SRE.

6 menit
38-6

Setiap Keputusan Deployment Adalah Pelajaran: Membangun Learning Loop untuk Sistem Pengiriman Anda

Pelajari cara mengubah setiap keputusan deployment menjadi umpan balik yang memperbaiki sistem CI/CD Anda. Panduan praktis untuk learning loop, post-mortem, SLO, dan error budget.

4 menit