Bab 15 · Bagian 3

CI/CD for Frontend Web

A focused chapter on ci/cd for frontend web, with practical delivery concerns, trade-offs, and the operational questions behind CI/CD work.

15-1

Mengapa CI/CD Frontend Web Berbeda dengan CI/CD Backend

Pelajari perbedaan fundamental antara pipeline CI/CD frontend web dan backend, termasuk caching, dependensi API, pengujian, dan strategi deployment yang tepat.

6 menit
15-2

Dua Cara Mengirimkan Frontend: File Statis atau Server yang Berjalan

Pelajari perbedaan antara frontend statis, SSR, dan SSG, serta bagaimana pilihan ini membentuk pipeline CI/CD Anda. Panduan praktis untuk engineer dan DevOps.

5 menit
15-3

Mengapa Deployment Frontend Statis Lebih Sederhana dari yang Anda Kira

Pelajari cara membangun pipeline CI/CD untuk frontend statis (React, Vue, Angular) dengan asset hashing, upload tanpa overwrite, dan cache invalidation yang tepat. Panduan praktis untuk DevOps dan platform engineer.

5 menit
15-4

Saat Frontend Anda Membutuhkan Server: Membangun Pipeline CI/CD untuk Aplikasi SSR

Pelajari cara membangun pipeline CI/CD untuk aplikasi SSR (Server-Side Rendering) seperti Next.js, Nuxt, atau Remix. Panduan praktis untuk DevOps, SRE, dan platform engineer.

5 menit
15-5

Berhenti Berbagi Screenshot: Mengapa Tim Anda Membutuhkan Preview Deployment untuk Review UI

Pelajari cara preview deployment mengubah review UI dengan menyediakan lingkungan live otomatis untuk setiap pull request, menggantikan screenshot yang rentan error dan mempercepat siklus umpan balik.

5 menit
15-6

Menjaga Kompatibilitas Frontend dengan API yang Digunakannya

Pelajari cara menjaga kompatibilitas frontend dengan API melalui versioning, feature flags, dan contract testing di pipeline CI/CD Anda.

6 menit
15-7

Merilis Perubahan Frontend Tanpa Merusak Segalanya

Pelajari strategi rilis frontend seperti staged rollout, canary release, dan blue-green deployment untuk meminimalkan risiko dan memudahkan rollback.

6 menit
15-8

Apa yang Terjadi Setelah Frontend Anda Live? Monitoring yang Benar-Benar Berfungsi

Pelajari cara memonitor frontend setelah rilis dengan Real User Monitoring (RUM), error tracking, synthetic testing, dan integrasi pipeline CI/CD untuk mendeteksi masalah sebelum dilaporkan pengguna.

5 menit