Bab 3 · Bagian 1

Environment, Artifact, and Release

A focused chapter on environment, artifact, and release, with practical delivery concerns, trade-offs, and the operational questions behind CI/CD work.

3-1

Di Mana Sebenarnya Aplikasi Anda Berjalan?

Pahami konsep lingkungan (environment) dalam CI/CD: dari local, development, staging, hingga production. Pelajari cara menjaga konsistensi antar lingkungan untuk mencegah kegagalan deployment.

5 menit
3-2

Apa yang Sebenarnya Dikirim ke Environment Anda (dan Mengapa Ini Penting)

Pelajari mengapa artifact yang tidak dapat diubah (immutable) sangat penting dalam CI/CD. Artikel ini menjelaskan perbedaan antara build sekali vs rebuild per environment, cara verifikasi checksum, dan praktik rollback yang aman.

5 menit
3-3

Mengapa Setiap Artifact Perlu Nama dan Nomor

Pelajari pentingnya memberi nama dan nomor versi pada setiap artifact CI/CD. Panduan praktis untuk DevOps, SRE, dan platform engineer agar deployment lebih andal.

4 menit
3-4

Deployment: Tindakan Aktif Menempatkan Artifact ke Lingkungan

Pelajari perbedaan mendasar antara deployment dan release, mengapa deployment adalah tindakan aktif yang dapat diulang, dibalikkan, dan diverifikasi, serta praktik terbaik untuk tim DevOps dan SRE.

4 menit
3-5

Deployment vs Release: Kapan Pengguna Benar-Benar Mendapatkan Versi Baru Anda

Pelajari perbedaan antara deployment dan release dalam CI/CD. Artikel ini membahas feature flags, canary releases, dan blue-green deployment untuk mengontrol kapan pengguna mendapatkan fitur baru.

5 menit
3-6

Cara Mengetahui Kondisi Environment Setelah Deployment

Pipeline hijau belum tentu environment sehat. Pelajari cara menggunakan health check, monitoring, dan alerting untuk memastikan aplikasi benar-benar berfungsi setelah setiap rilis.

5 menit